Luka Sudah Sembuh, Tapi Bekasnya Malah Makin Tebal? Kenalan dengan Keloid
RADARTASIKTV.ID - Bekas luka biasanya akan memudar seiring waktu. Tapi pada beberapa orang, justru terjadi hal sebaliknya.
Luka yang sudah sembuh malah meninggalkan bekas yang menonjol, tebal, dan kadang terus membesar.
Kondisi ini dikenal sebagai keloid.
BACA JUGA:Perut Sering Terasa Penuh dan Kembung? Bisa Jadi Ini Dispepsia, Bukan Sekadar Masuk Angin
BACA JUGA:Sering Pusing Saat Berdiri? Ini Penjelasan Tekanan Darah Rendah dan Cara Mengatasinya
Meski tidak berbahaya dalam banyak kasus, keloid sering menimbulkan rasa tidak nyaman, baik secara fisik maupun penampilan.
Apa Itu Keloid dan Kenapa Bisa Terjadi?
Keloid adalah pertumbuhan jaringan parut yang berlebihan setelah kulit mengalami luka. Saat kulit terluka, tubuh akan memproduksi kolagen untuk memperbaiki jaringan. Namun pada kondisi tertentu, produksi kolagen ini menjadi berlebih.
Akibatnya, bekas luka tidak hanya menutup, tetapi juga menebal dan melebar melebihi area luka awal.
Menariknya, tidak semua orang mengalami keloid. Ada orang yang lukanya sembuh tanpa bekas berarti, sementara yang lain justru mengalami pertumbuhan jaringan berlebih.
Siapa yang Lebih Berisiko Mengalami Keloid?
Keloid biasanya muncul pada orang yang memiliki kecenderungan tertentu. Artinya, ada faktor bawaan atau “bakat” yang membuat kulit lebih rentan membentuk keloid.
Selain itu, kondisi luka juga berpengaruh. Luka yang cukup dalam, lebar, atau tidak sembuh dengan rapi memiliki risiko lebih tinggi meninggalkan keloid.
Contohnya bisa terjadi pada:
- Luka operasi
- Luka robek
- Luka bakar
- Bekas jerawat yang parah
- Luka akibat gesekan yang cukup luas
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: