7 Amalan Utama yang Tak Boleh Terlewatkan di Ramadan 2026

7 Amalan Utama yang Tak Boleh Terlewatkan di Ramadan 2026

By BAZNAS--

Shalat Tarawih adalah identitas malam Ramadan. Meskipun lelah setelah bekerja seharian, usahakan untuk tetap melaksanakannya, baik secara berjamaah di masjid maupun di rumah bersama keluarga.

Shalat malam ini adalah kesempatan emas untuk menggugurkan dosa-dosa yang telah lalu. Jangan lupakan shalat Witir sebagai penutup ibadah malam Anda agar catatan amal hari itu berakhir dengan indah.

4. Sedekah Subuh dan Berbagi Iftar

Kedermawanan Rasulullah SAW di bulan Ramadan diibaratkan seperti angin yang berhembus kencang. Di tahun 2026, kemudahan teknologi finansial memungkinkan kita bersedekah hanya dengan beberapa ketukan di layar ponsel.

BACA JUGA:Komisi II DPRD Banjar Siap Tindaklanjuti Keluhan Pedagang BWP, Beri Masukan Pada Dinas Agar Masif Sosialisasi

BACA JUGA:Manajemen Waktu Ramadhan: Cara Menyeimbangkan Ibadah, Pekerjaan, dan Istirahat

Cobalah konsisten melakukan "Sedekah Subuh" meski dalam jumlah kecil. Selain itu, memberi makan orang yang berbuka puasa (iftar) memiliki pahala yang setara dengan orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.

5. Menjaga Lisan dan "Digital Fasting"

Puasa bukan hanya soal perut, tapi juga soal lisan dan jempol kita. Di era media sosial 2026, ghibah (menggunjing) dan menebar kebencian bisa terjadi dengan sangat mudah melalui komentar atau share konten.

Amalan utama tahun ini adalah melakukan digital fasting—membatasi waktu di media sosial yang tidak bermanfaat dan menggantinya dengan dzikir atau mendengarkan kajian bermanfaat.

6. Mengejar Malam Lailatul Qadar

Sepuluh malam terakhir adalah fase "grand final" Ramadan. Rasulullah SAW mengencangkan ikat pinggangnya dan membangunkan keluarganya untuk beribadah lebih giat. Fokuslah pada malam-malam ganjil di akhir Maret 2026 nanti.

Amalan di malam ini lebih baik dari seribu bulan. Perbanyaklah doa: "Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni" (Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan menyukai ampunan, maka ampunilah aku).

7. Itikaf dan Muhasabah Diri

Jika memungkinkan, lakukanlah itikaf atau berdiam diri di masjid dengan niat ibadah. Jika kendala pekerjaan menghalangi, lakukanlah muhasabah (evaluasi diri) di rumah pada sepertiga malam terakhir.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: