Rahasia Ramadan: Cara Agar Puasa Benar-Benar Menggugurkan Dosa

Rahasia Ramadan: Cara Agar Puasa Benar-Benar Menggugurkan Dosa

ilustrasi --Pinterest

Ihtisab bukan cuma ikhlas. Ihtisab itu juga mengandung makna evaluasi diri. Dari kata hasiba yang juga melahirkan kata hisab dan muhasabah.

Artinya, setiap kali kita beramal, kita berhenti sebentar dan bertanya pada diri sendiri.

“Apa dosa yang sudah aku lakukan?”

“Siapa yang pernah aku sakiti?”

“Sudahkah aku minta maaf?”

Misalnya selesai membaca Al-Qur’an. Jangan langsung tutup dan lanjut aktivitas. Coba diam sebentar. Ingat-ingat dosa hari ini. Salah bicara ke orang tua. Emosi ke pasangan. Lalai dari salat tepat waktu.

Lalu hadirkan istigfar.

 

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

 

Aku memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya.

Atau doa yang sangat dianjurkan di malam Ramadan:

 

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

 

Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.

Saat membaca doa ini, jangan cuma lisan yang bergerak. Hadirkan rasa bersalah. Hadirkan penyesalan. Itu yang bikin doa kita hidup.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: