Rahasia Ramadan: Cara Agar Puasa Benar-Benar Menggugurkan Dosa
ilustrasi --Pinterest
Tapi perhatikan dua kata penting di situ: iman dan ihtisab.
Bukan sekadar puasa. Bukan cuma sahur, lalu menunggu magrib. Ada kualitas yang harus kita hadirkan.
Iman Itu Bukan Sekadar Mengaku Percaya
Iman bukan hanya berkata, “Saya percaya pada Allah.”
Iman itu keyakinan penuh yang dibuktikan dengan amal saleh.
Makanya di dalam Al-Qur’an, kata iman hampir selalu berdampingan dengan amal saleh. Seperti dalam Surah Al-Baqarah ayat 25:
وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ
“Dan sampaikan kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh.”
Artinya apa?
Kalau kita ingin Ramadan jadi bulan ampunan, maka puasanya harus dibuktikan dengan amal saleh. Perbanyak Al-Qur’an. Perbanyak sedekah. Perbanyak salat malam. Perbanyak kebaikan-kebaikan kecil yang mungkin sering kita anggap remeh.
Ramadan itu 24 jam dibentangkan peluang ampunan. Siang kita puasa. Malam kita qiyam. Setiap waktu adalah kesempatan.
BACA JUGA:Rahasia Deep Sleep: Mengapa Suhu Kamar dan Pencahayaan Sangat Menentukan Kualitas Istirahat
BACA JUGA:Sering Bangun Tengah Malam? Mungkin 'Sleep Hygiene' Anda Perlu Diperbaiki
Ihtisab Itu Muhasabah
Nah, ini yang sering terlewat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: