Ustadz Adi Hidayat: Rugi Besar! Orang yang Bertemu Ramadan Tapi Dosa-dosanya Tak Terampuni
by instagram--
RADARTASIKTV.ID- Ingat pesan Ustadz Adi Hidayat: Jangan celaka di bulan Ramadan! Pahami beda Saum & Siam agar puasa jadi perisai (Junnah) dan raih ampunan dosa siang malam.
Bulan suci Ramadan sudah di ambang pintu. Bagi setiap Muslim, kedatangannya adalah kabar gembira yang tak ternilai.
Namun, di balik kemuliaan yang ditawarkan, tersimpan sebuah peringatan keras yang jarang disadari.
Dalam sebuah ceramah yang menggugah jiwa, Ustadz Adi Hidayat mengingatkan kita untuk tidak menjadi golongan orang yang "celaka" justru saat bulan penuh ampunan ini tiba.
BACA JUGA:Tren Dopamine Fasting 2026: Benarkah Ampuh Mengatasi Kecanduan Media Sosial dan Menjaga Fokus
BACA JUGA:Gunung Sumbing dan Segala Keajaibannya: Alasan di Balik Julukan Surga Tersembunyi di Tanah Jawa
Peringatan Malaikat Jibril dan Rasulullah SAW
Ustadz Adi Hidayat menceritakan sebuah riwayat di mana Malaikat Jibril berdoa dan diaminkan oleh Rasulullah SAW.
Doa tersebut berisi peringatan: "Terhina dan celakalah bagi mereka yang sempat bertemu dengan Ramadan, namun hingga bulan itu berakhir, ia tidak mampu meraih ampunan Allah."
Peringatan ini menjadi alarm bagi kita semua. Bagaimana mungkin seseorang bisa tetap kotor dengan dosa di tengah samudera ampunan? Jawabannya terletak pada persiapan dan kualitas ibadah yang dilakukan.
Jika kita memasuki Ramadan tanpa persiapan, besar kemungkinan kita akan melaluinya secara rutinitas belaka tanpa dampak spiritual yang nyata.
Memahami Perbedaan 'Saum' dan 'Siam'
Salah satu poin mendalam yang dijelaskan Ustadz Adi Hidayat adalah perbedaan antara kata Saum dan Siam. Meski keduanya sering diterjemahkan sebagai puasa, maknanya memiliki dimensi yang berbeda.
Saum bersifat umum, yaitu menahan diri. Namun, dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 183, Allah menggunakan istilah Siam.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: