Jangan Asal Begadang! Ini Cara Mengatur Tidur Saat Ramadan Menurut Pakar
Jangan Asal Begadang! Ini Cara Mengatur Tidur Saat Ramadan Menurut Pakar--
RADARTASIKTV.ID-Bulan Ramadan sering kali mengubah pola aktivitas harian. Waktu makan berpindah ke malam dan dini hari, ibadah tarawih menambah rutinitas malam, dan banyak orang memilih begadang setelah berbuka.
Akibatnya, pola tidur pun ikut berubah. Jika tidak diatur dengan baik, kurang tidur dapat menyebabkan tubuh mudah lemas, sulit fokus, bahkan menurunkan daya tahan tubuh.
Para pakar kesehatan menegaskan bahwa kualitas tidur tetap harus dijaga selama Ramadan agar tubuh mampu beradaptasi dengan perubahan jadwal. Lalu, bagaimana cara mengatur tidur yang ideal saat puasa?
BACA JUGA:Lebih dari Sekadar Kelom Geulis: Menelusuri Jejak Kreativitas di Kota Santri
Mengapa Tidur Berkualitas Tetap Penting Saat Puasa?
Tidur memiliki peran penting dalam proses pemulihan tubuh, menjaga keseimbangan hormon, serta meningkatkan konsentrasi.
Saat berpuasa, tubuh bekerja dengan pola energi yang berbeda karena tidak mendapat asupan makanan dan minuman sepanjang hari. Jika ditambah kurang tidur, tubuh bisa mengalami kelelahan berlebih.
Kurang tidur saat Ramadan dapat memicu:
- Mudah mengantuk di siang hari
- Sakit kepala
- Sulit berkonsentrasi
- Emosi tidak stabil
- Sistem imun menurun
Karena itu, mengatur waktu istirahat menjadi kunci agar puasa tetap lancar dan aktivitas harian tidak terganggu.
1. Hindari Begadang Tanpa Alasan Jelas
Salah satu kebiasaan yang sering terjadi saat Ramadan adalah begadang setelah tarawih untuk menonton, bermain gawai, atau berkumpul terlalu larut. Padahal, waktu sahur sudah menunggu di dini hari.
Pakar kesehatan menyarankan untuk tetap menjaga total waktu tidur sekitar 6–8 jam per hari, meskipun bisa dibagi menjadi beberapa sesi.
Jika harus bangun sahur pukul 03.00, maka sebaiknya sudah mulai tidur lebih awal setelah tarawih.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: