Ternyata Zikir Bukan Cuma Tasbih, Ini 5 Maknanya dalam Al-Qur’an Saat Ramadan
Ilustrasi--Pinterest
RADARTASIKTV.ID - Ramadan selalu datang dengan suasana yang berbeda.
Udara terasa lebih teduh, masjid lebih ramai, dan hati seperti diajak untuk pelan-pelan kembali.
Kita jadi lebih mudah tersentuh, lebih ingin memperbaiki diri, dan lebih sadar bahwa hidup ini bukan cuma soal hari ini saja.
BACA JUGA:Sering Bingung Soal Haid dan Tarawih? Ini Fikih Ramadan untuk Perempuan Menurut Ustaz Adi Hidayat
Tapi di tengah semangat itu, kadang muncul pertanyaan sederhana. Sebenarnya apa yang paling perlu kita tingkatkan di bulan Ramadan? Selain puasa dan menahan lapar, apa yang benar-benar bisa menguatkan jiwa kita?
Salah satu jawabannya adalah zikir. Bukan hanya zikir dalam arti menyebut tasbih atau tahmid, tetapi zikir dalam makna yang jauh lebih luas.
Dalam Al-Qur’an, setidaknya ada lima bentuk zikir yang sangat erat kaitannya dengan keselamatan hidup kita, mulai dari dunia, alam kubur, hingga akhirat.
Ramadan, apalagi di hari Jumat yang penuh berkah, adalah waktu terbaik untuk mengoptimalkannya.
1. Zikir sebagai Doa
Zikir pertama adalah doa. Dalam Al-Qur’an, doa disebut sebagai bentuk zikir. Artinya, setiap kali kita memohon dengan tulus, itu sudah termasuk berzikir kepada Allah.
Ramadan memberi ruang yang sangat luas untuk berdoa. Ayat tentang doa bahkan diletakkan di tengah rangkaian ayat puasa dalam Surah Al-Baqarah.
Seolah Allah ingin menegaskan bahwa puasa bukan hanya menahan diri, tetapi juga memperbanyak komunikasi dengan-Nya.
Menariknya, Al-Qur’an menyebut dua jenis hamba yang boleh dan berhak berdoa. Pertama, hamba yang saleh dan ingin semakin dekat kepada Allah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: