3. Teknik Menuang "Barendo"
Ini adalah bagian yang menentukan estetika masakan Anda. Pegang mangkuk telur agak tinggi (sekitar 20-30 cm di atas wajan). Tuangkan adonan telur secara perlahan dengan gerakan memutar seluruh permukaan minyak panas.
Saat adonan jatuh dari ketinggian ke minyak yang sangat panas, telur akan langsung pecah membentuk serabut-serabut halus seperti renda. Biarkan bagian tengahnya tetap sedikit tebal sementara pinggirannya menyebar tipis dan garing.
4. Proses Menggoreng
Kecilkan sedikit api agar bagian dalam telur matang tanpa menghanguskan bagian luar. Gunakan spatula untuk menyiram-nyiramkan minyak panas ke bagian tengah telur agar matang secara merata. Jangan terburu-buru membalik telur.
Tunggu hingga bagian bawah benar-benar kokoh, berwarna cokelat keemasan, dan tercium aroma gurih yang kuat.
5. Membalik dan Meniriskan
Balik telur dengan hati-hati menggunakan dua spatula jika perlu agar tidak hancur. Masak sisi satunya hingga mencapai tingkat kegaringan yang sama. Setelah kedua sisi garing sempurna, angkat telur.
Penting: Tiriskan telur dalam posisi berdiri di atas saringan atau gunakan tisu pengisap minyak (handuk kertas). Karena strukturnya yang berongga, telur cenderung menyimpan minyak. Meniriskannya dengan benar akan menjaga tekstur tetap renyah lebih lama.
Tips Tambahan Agar Hasil Maksimal
BACA JUGA:Pecinta Kopi Wajib Tahu! 5 Khasiat Tersembunyi Secangkir Kopi untuk Tubuh Anda (Versi Kemenkes)
Jangan Tambah Tepung: Beberapa resep menyarankan tepung terigu atau tapioka. Namun, untuk hasil barendo asli yang ringan dan renyah, Anda sebenarnya tidak membutuhkan tepung. Tepung justru akan membuat telur terasa lebih padat dan berat.
Gunakan Telur Suhu Ruang: Hindari menggunakan telur yang baru keluar dari kulkas karena akan menurunkan suhu minyak secara drastis saat dituang.
Jumlah Telur: Untuk satu porsi yang lebar dan cantik, gunakan minimal 3 butir telur. Jika terlalu sedikit, efek rendanya tidak akan terlihat maksimal.
Cara Penyajian