Sering Dilupakan! Simak Amalan Tertinggi Bulan Sya’ban Ala Ustadz Adi Hidayat

Kamis 22-01-2026,13:30 WIB
Reporter : Dewi Lestari
Editor : Hilmi Pramudya

​Ustadz Adi Hidayat juga membedah panggilan "Ya Ayyuhalladzina Amanu". Beliau menjelaskan secara linguistik bahwa huruf 'Ya' digunakan untuk memanggil jarak dekat, menengah, maupun jauh. Ini adalah isyarat bahwa Allah memanggil semua pemilik iman tanpa terkecuali:

​Iman Tipis: Merasa Ramadan terasa jauh, bahkan merasa berat saat Ramadan akan tiba. ​Iman Standar: Menjalankan puasa hanya sebagai rutinitas biasa tanpa ada getaran hati. ​

Iman Kuat: Merasa sangat dekat dengan Allah, bahkan sudah merindukan Ramadan sejak bulan-bulan sebelumnya. ​Amalan Tertinggi: Membentuk Karakter Lewat Al-Qur'an

​UAH juga mengingatkan bahwa amalan tertinggi bukan sekadar menahan lapar, tapi bagaimana amalan tersebut merubah perilaku. Beliau mencontohkan bagaimana Al-Qur'an memuliakan siapa pun yang melekat dengannya.

​Malaikat Jibril menjadi pemimpin malaikat karena membawa Al-Qur'an. ​Nabi Muhammad SAW menjadi pemimpin para Nabi karena menerima Al-Qur'an. ​Malam Lailatul Qadar menjadi lebih baik dari 1000 bulan karena Al-Qur'an turun di sana.

​Maka, amalan tertinggi di bulan Sya’ban adalah mulai mendekat pada Al-Qur'an dan memperbanyak puasa sunnah agar lahir kelembutan hati dan karakter yang mulia sebelum memasuki "madrasah" Ramadan.

BACA JUGA:Pemkab Perkuat Regenerasi Petani Muda Lewat Program Tasik Hejo,Sinergi Pemkab dan YSPN Jawab Krisis Pangan

BACA JUGA:Semarak Turnamen Bola Basket Cyper Cup 2026 Dibuka Diky Chandr, Cara Efektif Tekan Angka Kenakalan Remaja

Jangan Sampai Tertipu Hadis Palsu

​Di akhir narasinya, Ustadz Adi Hidayat memberikan peringatan keras tentang hadis yang menyebut "Tidurnya orang puasa adalah ibadah". Beliau menegaskan bahwa itu adalah hadis palsu.

Ibadah puasa seharusnya diisi dengan produktivitas dan kurikulum amal yang jelas, bukan dengan memperbanyak tidur yang justru menghilangkan esensi perjuangan di bulan Ramadan.

Tonton penjelasan penuh Ustadz Adi Hidayat di sini:

Kategori :