RADARTASIKTV.ID - Dunia sepak bola tidak akan pernah sama sejak kehadiran seorang pemuda bernama Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro.
Lahir pada 5 Februari 1985 di Funchal, Madeira, Portugal, Ronaldo tumbuh dalam kondisi ekonomi yang sederhana.
Namun, di balik kesulitan tersebut, tertanam mentalitas baja yang kelak akan mengubahnya menjadi salah satu atlet terbesar sepanjang masa.BACA JUGA:Strategi 5 Pilar ala Ade Rai: Transformasi Badan Atletis dan Awet Muda dengan Cara Cerdas
Awal Mula: Bakat Mentah di Madeira dan Lisbon
Perjalanan Ronaldo dimulai di klub lokal, Andorinha, sebelum bakatnya terendus oleh raksasa Portugal, Sporting Lisbon.
Di akademi Sporting, Ronaldo adalah fenomena. Ia menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah klub yang bermain untuk tim U-16, U-17, U-18, tim B, dan tim utama dalam satu musim yang sama.
Titik balik kariernya terjadi pada Agustus 2003, saat Sporting bertanding melawan Manchester United dalam laga persahabatan.
BACA JUGA:Gak Papa FOMO, Ini Rekomendasi Olahraga Populer Buat Generasi Muda!
BACA JUGA:GERD Itu Serius! dr. Theo Audi Yanto Jelaskan Pemicu dan Cara Menanganinya
Penampilan Ronaldo yang lincah membuat para pemain United mendesak Sir Alex Ferguson untuk segera merekrutnya.
Tak butuh waktu lama, remaja berusia 18 tahun itu diboyong ke Old Trafford, mewarisi nomor punggung keramat 7 milik David Beckham.
Transformasi di Manchester United (2003–2009)
Di bawah asuhan Sir Alex, Ronaldo bertransformasi dari seorang winger yang hobi pamer trik (showboating) menjadi pemain yang efektif dan mematikan.
BACA JUGA:Pecinta Matcha Ngumpul! 5 Café Matcha di Tasikmalaya yang Wajib Kamu Coba