Parenting dan Kesholehan: Menata Niat Menjadi Kebanggaan Keluarga

Selasa 24-02-2026,10:30 WIB
Reporter : Acep Deden
Editor : Hilmi Pramudya

Menata niat menjadi kebanggaan keluarga berarti orang tua harus terlebih dahulu memantaskan diri. Kesholehan bukan untuk "pencitraan" di depan anak, melainkan bentuk ketulusan hamba kepada Tuhannya. Ketika Allah melihat kesungguhan niat orang tua dalam memperbaiki diri, maka Allah-lah yang akan melembutkan hati anak-anak mereka. Inilah yang disebut sebagai dakwah bil hal (dakwah dengan perbuatan).

3. Menghadirkan Keberkahan dalam Nafkah

Niat dalam parenting juga mencakup aspek nafkah. Ustadz Salim mengingatkan bahwa setiap butir nasi yang masuk ke mulut anak akan menjadi energi. Jika energi itu berasal dari harta yang syubhat atau haram, maka akan sulit mengarahkan anak pada ketaatan.

Menata niat dalam mencari nafkah—bahwa bekerja adalah jihad untuk menghidupi keluarga sesuai syariat—adalah langkah preventif dalam menjaga kesholehan keturunan. Anak yang tumbuh dari nafkah yang berkah akan memiliki kecenderungan hati yang lebih mudah menerima kebenaran.

4. Visi Melampaui Usia: Menjadi Penyejuk Mata (Qurrata A’yun)

Kebanggaan keluarga dalam Islam dirumuskan dalam doa: “Robbana hablana min azwajina wa dzurriyatina qurrota a’yun...” (QS. Al-Furqan: 74).

Menurut Ustadz Salim, qurrata a’yun atau "penyejuk mata" bukan sekadar anak yang lucu atau pintar.

Penyejuk mata adalah anak yang ketika kita melihatnya, kita teringat kepada Allah. Kita bangga bukan karena mereka hebat di mata manusia, tapi karena mereka mulia di hadapan Alloh.

Untuk mencapai visi ini, orang tua perlu:

Sabar dalam Proses: Menyadari bahwa hidayah adalah hak prerogatif Allah. Tugas orang tua hanyalah menanam bibit kebaikan dengan niat yang murni.

Doa yang Tak Putus: Kekuatan terbesar orang tua bukan pada fasilitas yang diberikan, melainkan pada rintihan doa di sepertiga malam.

BACA JUGA:Rahasia Metode 3T ala Ustadz Adi Hidayat: Menghafal Al-Qur'an hingga ke Letak Barisnya

BACA JUGA:Menghafal Tanpa Menghafal: Kupas Tuntas Teknik Mendengar Berulang ala Ustadz Yusuf Mansur

Kategori :