Jika Anda bukan tipe orang yang bisa makan nasi di pagi buta, oatmeal adalah solusinya. Oat mengandung serat larut bernama beta-glukan yang membentuk gel di lambung, sehingga proses pengosongan perut berjalan sangat lambat.
Cara Membuat:
Seduh rolled oat dengan susu rendah lemak atau susu kedelai panas. Berikan potongan kurma sebagai pemanis alami.
Kurma mengandung kalium dan glukosa alami yang memberikan suntikan energi instan tanpa menyebabkan sugar crash. Tambahkan sedikit kacang almond atau biji chia untuk tekstur renyah dan tambahan lemak sehat.
BACA JUGA:Renyaah dan Lumer di Mulut! Ini Cara Membuat Kue Kastengel Keju ala Rumahan yang Anti Gagal
BACA JUGA:Kala Cafe & Resto Jadi Spot Bukber Hits di Cikoneng, Hadirkan Konsep Estetik dengan Ikon Pesawat
Tips Tambahan: Rahasia Sahur Anti-Lemas
Selain memilih menu di atas, perhatikan juga pola hidrasi Anda. Gunakan rumus 2-4-2: 2 gelas saat berbuka, 4 gelas sepanjang malam (termasuk saat makan malam dan sebelum tidur), dan 2 gelas saat sahur.
Hindari terlalu banyak minum kopi atau teh saat sahur karena sifat diuretiknya dapat membuat Anda lebih sering buang air kecil dan memicu dehidrasi lebih cepat.
Menyiapkan sahur yang berkualitas adalah bentuk investasi untuk kenyamanan ibadah Anda seharian penuh.
Dengan lima pilihan menu di atas, tidak ada lagi alasan untuk melewatkan sahur atau hanya makan seadanya.