Bukan Malas, Tapi Brain Rot. Ini Cara Memperbaiki Fokus yang Mulai Menurun

Jumat 10-04-2026,09:00 WIB
Reporter : Sheila Layalia
Editor : Hilmi Pramudya

Sekilas, scrolling terlihat seperti aktivitas ringan. Namun dalam jangka panjang, ada beberapa dampak yang mulai terasa.

Fokus menjadi lebih pendek karena terbiasa dengan konten singkat. Rasa lelah mental meningkat karena otak terus aktif tanpa istirahat yang cukup.

Selain itu, muncul perasaan kosong setelah menghabiskan waktu cukup lama tanpa hasil yang jelas.

Hal ini yang kemudian membuat banyak orang merasa ingin keluar dari kebiasaan tersebut.

Mengenali Pola adalah Langkah Awal

Salah satu cara paling efektif untuk mengurangi brain rot adalah dengan memahami pola yang terjadi.

Perhatikan kapan kebiasaan scrolling muncul. Apakah saat menunggu, saat pekerjaan menumpuk, atau saat merasa lelah di akhir hari.

Dengan mengenali momen tersebut, akan lebih mudah menentukan alternatif yang lebih sehat.

BACA JUGA:Harga Plastik Naik Drastis, Kok Bisa? Ini Dampaknya ke Harga Barang dan Sisi Positif yang Jarang Dibahas

BACA JUGA:Rahasia Psikologi yang Jarang Disadari: Kenapa Orang Susah Dikasih Tahu, Tapi Gampang Merasa Tersinggung?

Mengembalikan Toleransi terhadap Rasa Bosan

Banyak penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang cenderung menghindari rasa bosan.

Padahal, rasa bosan memiliki fungsi penting untuk memberi ruang bagi otak beristirahat dan berpikir lebih dalam.

Momen-momen sederhana seperti menunggu atau duduk tanpa distraksi sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk melatih fokus kembali.

Dengan tidak selalu bergantung pada ponsel, kemampuan perhatian bisa perlahan membaik.

Mengalihkan Stimulasi ke Aktivitas yang Lebih Sehat

Kategori :