Gagal Jadi Bupati Ade Sugianto Terima Putusan MK, Sebut Putusan MK Bersifat Final dan Mengikat

Gagal Jadi Bupati, Ade Sugianto Hormati Dan Terima Putusan MK, Putusan MK Bersifat Final Dan Mengikat--Fajar
RADARTASIKTV.ID - Bupati Tasikmalaya terpilih, sebelum putusan MK, Ade Sugianto, menganggap keputusan Mahkamah Konstitusi sebagai ketetapan hukum yang harus ditaati. hal ini diungkapkan saat ia menghadiri peringatan perjuangan KHZ Musthafa ke-81 dan milad Ponpes Sukamanah KHZ Musthafa ke-98.
Meski didiskualifikasi sebagai bupati terpilih, Ade terlihat tenang dan menerima putusan tersebut. menurutnya, putusan mk bersifat final dan mengikat serta harus ditaati oleh seluruh warga negara.
Selain menyatakan kesiapannya untuk mematuhi keputusan MK, Ade juga menyampaikan bahwa ia tetap tenang dan akan melanjutkan langkah berikutnya.
BACA JUGA:Kunker Ke Tasikmalaya, Mendikdasmen Resmikan Gedung Pembinaan Santri, Terima Hadiah Lukisan Wajahnya
BACA JUGA:Dikritik Aktivis, Ternyata Jika Diuangkan Karangan Bunga di Bale Kota Tasikmalaya Capai Rp 95 Juta
"Keputusan MK itu final dan mengikat. Sebagai warga negara, kita harus taat hukum. Tidak ada alasan untuk melawan hukum," ujarnya.
Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi mendiskualifikasi Ade Sugianto sebagai calon Bupati terpilih hasil pilkada serentak 2024. Dalam putusannya, Mk juga memerintahkan kpu melakukan penghitungan suara ulang.
Putusan ini dibacakan dalam sidang nomor 132 PHPU.BUP-XXIII,2025 oleh hakim Suhartoyo dan Guntur Hamzah pada senin, 24 Februari 2025.
Simak Berita Selengkapnya dalam Video Berikut :
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: