BACA JUGA:Cek Sekarang: 9 Hal Ini Bikin Puasa Batal! Penjelasan Lugas Buya Yahya
BACA JUGA:Warisan Terbaik Bukan Harta: 5 Pesan Menyentuh Buya Yahya dalam Menjaga Mental Anak
Ketika Anda merasa terlambat, mungkin Anda sebenarnya sedang diberi waktu untuk melakukan refleksi yang lebih dalam. Orang yang baru menemukan gairah hidupnya di usia 40 tahun sering kali memiliki ketahanan mental dan kebijaksanaan yang lebih stabil.
Mereka tidak lagi digerakkan oleh ego atau sekadar ingin pamer, melainkan oleh pemahaman jati diri yang sudah matang. Kegagalan-kegagalan di masa muda justru menjadi pupuk yang menyuburkan karakter mereka saat kesuksesan itu akhirnya datang.
Belajar dari Alam dan Sejarah
Jika kita menengok alam, pohon jati membutuhkan puluhan tahun untuk tumbuh besar dan menjadi kayu yang paling kuat di dunia.
Sebaliknya, tanaman jagung hanya butuh beberapa bulan untuk panen namun umurnya sangat pendek. Begitu pula dengan manusia; ada yang jalannya cepat namun rapuh, ada yang jalannya lambat namun abadi.
Dalam catatan sejarah, banyak tokoh besar yang baru "mulai" saat orang lain berpikir mereka sudah selesai. Vera Wang baru masuk ke dunia mode di usia 40 tahun.
Kolonel Sanders baru sukses membangun kerajaan KFC-nya di usia 60-an. J.K. Rowling pernah merasa menjadi kegagalan terbesar di dunia pada usia 30-an sebelum Harry Potter mengubah segalanya.
Apakah mereka gagal karena "terlambat"? Tentu tidak. Mereka hanya sedang menunggu momentum yang tepat.
Berhenti Membandingkan, Mulai Berjalan
Kunci untuk berdamai dengan waktu adalah berhenti membandingkan halaman pertama buku Anda dengan bab ke-20 buku orang lain.
Perbandingan adalah pencuri kebahagiaan. Saat kita sibuk melihat jam orang lain, kita kehilangan fokus pada langkah kaki kita sendiri.
Gagal bukanlah ketika Anda mencapai sesuatu lebih lambat dari orang lain. Gagal yang sesungguhnya adalah ketika Anda berhenti bergerak karena merasa waktu Anda sudah habis. Selama napas masih berhembus, peluang untuk tumbuh tetap terbuka lebar.
Waktu bukanlah musuh yang harus kita kalahkan dengan berlari secepat mungkin sampai kelelahan. Waktu adalah ruang bagi kita untuk berproses.
Jika saat ini Anda merasa tertinggal, tariklah napas dalam-dalam. Ingatlah bahwa matahari tidak terbit di seluruh dunia pada jam yang sama, namun ia tetap terbit.