Banyak orang menghindari lemak saat sahur karena takut gemuk. Padahal lemak sehat justru membantu memperlambat pengosongan lambung sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.
Sumber lemak sehat yang dianjurkan antara lain alpukat, chia seed, kacang-kacangan, dan minyak zaitun. Lemak jenis ini juga bermanfaat bagi kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.
BACA JUGA:Bukan Bikin Perih, Puasa Justru Disebut Bisa Sembuhkan Asam Lambung Secara Alami!
BACA JUGA:Terungkap! Dokter Beberkan Kebiasaan Sepele Saat Puasa yang Ternyata Diam-Diam Bisa Merusak Ginjal
4. Sayur Berserat Tinggi untuk Daya Tahan Puasa
Sayuran tinggi serat sangat penting karena serat sulit dicerna sehingga membantu menahan lapar lebih lama. Selain itu, sayur juga kaya vitamin, mineral, dan antioksidan yang mendukung daya tahan tubuh selama puasa.
Beberapa pilihan sayur yang baik dikonsumsi saat sahur:
- Brokoli
- Wortel
- Kembang kol
- Sayuran hijau
5. Buah Rendah Indeks Glikemik dan Tinggi Air
Buah juga sebaiknya tidak dilewatkan saat sahur. Pilih buah dengan indeks glikemik rendah agar gula darah tidak naik turun drastis. Kandungan air dalam buah juga membantu menjaga hidrasi tubuh.
Contoh buah yang direkomendasikan:
- Apel
- Pir
- Semangka
6. Air Putih Cukup Cegah Dehidrasi
Dehidrasi merupakan penyebab umum tubuh terasa lemas, pusing, dan sulit fokus saat puasa. Karena itu, minum air cukup saat sahur sangat penting. Cairan membantu menjaga sirkulasi darah, metabolisme, serta fungsi otak.
BACA JUGA:GERD dan Maag Bisa Puasa? Ini Protokol Medis Agar Lambung Tetap Aman
BACA JUGA:Penyakit Maag Justru Lebih Jarang Kambuh Saat Puasa, Ini Penjelasan Medisnya
7. Hindari Makanan Tinggi Garam
Makanan tinggi garam dapat memicu rasa haus lebih cepat karena tubuh berusaha menyeimbangkan kadar natrium. Makanan instan, makanan kaleng, dan camilan asin sebaiknya dibatasi saat sahur.