Kadang kita sibuk cari solusi ke mana-mana, tapi lupa memperbaiki hubungan dengan Allah.
BACA JUGA:Jarang Disadari! 7 Kebiasaan Pagi yang Baik agar Hidup Lebih Teratur dan Terarah
BACA JUGA:Ramadan Tanpa Buka Bersama Terasa Kurang? Simak Dulu Esensi Bukber yang Sebenarnya
Jalan Keluar dari Kegelisahan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda bahwa siapa yang konsisten beristigfar, Allah akan memberi jalan keluar dari setiap kesempitan, memberi kelapangan dari setiap kegelisahan, dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
Coba renungkan. Berapa kali kita merasa sesak tanpa tahu sebabnya. Hati seperti berkabut. Pikiran penuh.
Rasulullah sendiri pernah bersabda bahwa terkadang hati beliau terasa seperti tertutup kabut, dan beliau beristigfar seratus kali dalam sehari.
Kalau manusia paling mulia saja memperbanyak istigfar, bagaimana dengan kita?
Tanda Allah Ingin Mengampuni
Ada satu hal yang bikin hati adem. Ketika Nabi Adam dan Hawa diturunkan dari surga, Allah mengilhamkan kepada mereka doa taubat:
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
“Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”
Allah yang memberi mereka kata-kata taubat. Artinya apa?
Itu tanda bahwa Allah ingin mengampuni.
Begitu juga dengan kita. Fakta bahwa kita tahu cara beristigfar, tahu doa taubat, itu sudah jadi bukti bahwa pintu ampunan masih terbuka.