Menjelang Ramadhan, Ini Dia 3 Amalan Pokok yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Menjelang Ramadhan, Ini Dia 3 Amalan Pokok yang Dianjurkan Rasulullah SAW, foto by Youtube--
RADARTASIKTV.ID - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam kembali diingatkan bahwa puasa tidak otomatis menjadikan seseorang bertakwa.
Hal ini disampaikan oleh Ustaz Adi Hidayat dalam kajian bertajuk Tiga Amalan Pokok Ramadan yang diunggah di YouTube.
Dalam penjelasannya, beliau menekankan bahwa Ramadan adalah momentum ibadah yang membutuhkan kesungguhan, bukan sekadar rutinitas tahunan.
BACA JUGA:Membangun Surga Sebelum Akad: Filosofi Memilih Pasangan Hidup Menurut Ustadz Adi Hidayat
BACA JUGA:Waspada Tanda Aneh 2026: Pesan Penting Ustadz Adi Hidayat tentang Akhir Zaman
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa dasar puasa Ramadan termaktub dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 183.
Pada ayat tersebut, Allah SWT menggunakan kata la’allakum tattaqun, yang bermakna “agar kalian bertakwa”. Menurut para ulama nahwu, penggunaan kata la’alla menunjukkan harapan yang hanya dapat dicapai dengan keseriusan dan usaha sungguh-sungguh.
Artinya, tidak semua orang yang berpuasa otomatis mencapai derajat takwa, kecuali mereka yang menjalankan puasa dengan kualitas ibadah yang baik.
Untuk menunjukkan keseriusan tersebut, Rasulullah SAW mencontohkan dan menguatkan tiga amalan utama yang menjadi kurikulum Ramadhan sejak masa sahabat hingga sekarang.
Tiga amalan inilah yang ditekankan agar puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga membawa perubahan spiritual.
Meningkatkan Salat, Wajib dan Sunnah
Amalan pertama yang ditekankan adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas salat. Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa peningkatan salat bukan hanya menjaga yang fardhu, tetapi juga menambahnya dengan salat-salat sunnah.
Di antaranya adalah salat sunnah rawatib yang berjumlah 12 rakaat dalam sehari semalam. Salat rawatib berfungsi sebagai penyempurna kekurangan dalam salat fardhu.
Rasulullah SAW menjanjikan bahwa siapa saja yang istiqamah mengerjakan 12 rakaat rawatib, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga.
Selain rawatib, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak salat sunnah lain seperti Dhuha, Tahajud, Witir, dan salat sunnah di antara adzan dan iqamah.
Ustaz Adi menekankan bahwa Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melatih kedisiplinan salat, karena suasana ibadah sangat mendukung dan pahala dilipatgandakan.
BACA JUGA:Sering Sakit Tak Kunjung Sembuh? Simak Penjelasan Ustadz Adi Hidayat tentang Rahasia As-Syifa
BACA JUGA:2 Amalan Utama Wanita di Akhir Zaman Menurut Ustadz Adi Hidayat: Kunci Ridho Allah
Memperbanyak Interaksi dengan Al-Qur’an
Amalan kedua adalah memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an. Menurut Ustaz Adi Hidayat, interaksi dengan Al-Qur’an tidak hanya sebatas membaca, tetapi juga mencakup memahami, mengkaji, dan mengamalkannya.
Beliau menyarankan agar umat Islam memiliki target tilawah selama Ramadan, misalnya khatam satu kali dengan pembagian bacaan yang ringan dan konsisten.
Salah satu cara yang dianjurkan adalah membagi bacaan Al-Qur’an di setiap waktu salat, sehingga tidak terasa berat namun tetap tercapai.
Selain membaca, mengkaji tafsir Al-Qur’an juga memiliki keutamaan besar. Dalam majelis Al-Qur’an, Allah menurunkan rahmat, memberikan ketenangan jiwa, dan memudahkan terkabulnya doa.
Karena itu, Ramadhan disebut sebagai bulan terbaik untuk menghidupkan rumah dan hati dengan Al-Qur’an.
BACA JUGA:Ingin Berhasil di Segala Bidang? Praktikkan 2 Tips Sukses dari Ustadz Adi Hidayat Ini
BACA JUGA:Ustadz Adi Hidayat Ungkap 2 Rahasia Besar: Mengapa Menghadirkan Motivasi Adalah Kunci Istiqomah
Memperbanyak Infaq dan Kepedulian Sosial
Amalan ketiga adalah memperbanyak infaq. Ustaz Adi Hidayat mengutip hadis yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan kedermawanan beliau semakin bertambah ketika memasuki bulan Ramadhan.
Infaq tidak harus bernilai besar. Bahkan memberi makan orang yang berpuasa, meski hanya dengan sebutir kurma atau segelas air, sudah mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang tersebut.
Ramadhan juga menjadi momentum melatih empati sosial, membantu fakir miskin, anak yatim, dan sesama yang membutuhkan.
Menurut Ustaz Adi, pahala infaq di bulan Ramadan dilipatgandakan hingga ratusan kali lipat. Karena itu, umat Islam dianjurkan menyiapkan anggaran infaq sejak sebelum Ramadhan agar ibadah ini dapat dilakukan secara konsisten.
Dengan menjalankan tiga amalan pokok ini secara sungguh-sungguh, puasa Ramadhan diharapkan tidak hanya menjadi ibadah tahunan, tetapi benar-benar menjadi sarana peningkatan takwa dan perbaikan diri secara menyeluruh.
BACA JUGA:Jangan Sampai Terlewat! Amalan Penting Nabi di Bulan Ramadan yang Diungkap Ustadz Adi Hidayat
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: