Praktis, Anda hanya perlu mengecek ban, rem, dan lampu. Dalam jangka panjang, biaya perawatan motor listrik bisa 50% hingga 70% lebih murah daripada motor konvensional.
4. Isu Baterai: Momok atau Masalah Selesai?
BACA JUGA:Masih Setia Sama Bensin? 5 Fakta Polytron Fox 350 Ini Bakal Bikin Anda Berpikir Dua Kali
BACA JUGA:Dari 'Cokelat Anti Galau' hingga 'Enteng Jodoh': Mengenal Keunikan Nama Varian Cokodot
Kekhawatiran terbesar masyarakat adalah harga baterai yang mahal jika rusak. Namun, di tahun 2026, ekosistem battery swapping (tukar baterai) sudah tersebar luas di berbagai SPBU dan minimarket.
Anda tidak perlu lagi membeli baterai; Anda cukup berlangganan atau membayar biaya sewa setiap kali menukar. Ini menghilangkan risiko biaya besar di masa depan dan membuat nilai jual kembali kendaraan lebih stabil.
5. Nilai Jual Kembali (Resale Value)
Motor bensin memang masih memiliki pasar barang bekas yang sangat mapan. Namun, seiring dengan kebijakan emisi yang semakin ketat dan tren global menuju energi hijau, permintaan motor bensin bekas diprediksi akan mulai melandai.
Sebaliknya, kepercayaan masyarakat terhadap motor listrik bekas terus meningkat seiring dengan tersedianya tempat servis umum dan suku cadang yang mudah didapat.
Mana yang Menang?
BACA JUGA:Dion Markx: Menara Muda dari Belanda yang Memilih Pulang ke Tanah Leluhur
BACA JUGA:Dion Markx: Menara Muda dari Belanda yang Memilih Pulang ke Tanah Leluhur
Jika orientasi Anda adalah penghematan jangka panjang, motor listrik adalah pemenangnya. Penghematan dari sisi bahan bakar dan biaya servis rutin akan "membayar balik" harga beli motor tersebut dalam waktu kurang dari dua tahun penggunaan aktif.
Namun, jika Anda tinggal di wilayah terpencil yang infrastruktur listriknya belum stabil atau sering melakukan perjalanan antar-kota yang sangat jauh tanpa waktu luang untuk mengisi daya, motor bensin mungkin masih menjadi pilihan yang lebih logis untuk saat ini.
Jadi, sebelum memutuskan, lihat kembali pola perjalanan harian Anda. Di tahun 2026 ini, memilih kendaraan bukan lagi sekadar soal gaya, tapi soal kalkulasi cerdas demi kesehatan dompet di masa depan.