Momentum Jadi Versi Terbaik Diri Kita
Setiap Ramadan, kita sebenarnya diberi kesempatan untuk “reset”. Banyak orang yang biasanya salatnya masih bolong-bolong, mulai lebih disiplin.
Yang jarang baca Al-Qur’an, jadi rutin. Yang jarang sedekah, mulai berbagi.
Masalahnya, apakah perubahan itu berhenti setelah Idulfitri?
Ramadan bukan penjara ibadah yang setelahnya kita merasa “bebas”. Justru seharusnya Ramadan menjadi titik awal kebiasaan baik yang terus berlanjut.
Jangan Sampai Ramadan Berlalu Biasa Saja
Ramadan adalah kesempatan emas yang mungkin tidak datang dua kali. Kita tidak pernah tahu apakah masih dipertemukan dengan Ramadan berikutnya.
Karena itu, sambutlah dengan persiapan. Niatkan puasa dengan sungguh-sungguh. Perbanyak interaksi dengan Al-Qur’an. Jaga lisan dan hati.
Maksimalkan doa, terutama di waktu-waktu mustajab. Kalau mampu, tambah dengan sedekah dan ibadah lainnya.
Ramadan bukan sekadar tradisi tahunan. Ia adalah peluang besar untuk diampuni, ditinggikan derajatnya, bahkan dibebaskan dari api neraka.
Sumber video: