Rahasia Ramadan: Cara Agar Puasa Benar-Benar Menggugurkan Dosa

Senin 02-03-2026,06:00 WIB
Reporter : Sheila Layalia
Editor : Hilmi Pramudya

Bukan sekadar puasa. Bukan cuma sahur, lalu menunggu magrib. Ada kualitas yang harus kita hadirkan.

Iman Itu Bukan Sekadar Mengaku Percaya

Iman bukan hanya berkata, “Saya percaya pada Allah.”

Iman itu keyakinan penuh yang dibuktikan dengan amal saleh.

Makanya di dalam Al-Qur’an, kata iman hampir selalu berdampingan dengan amal saleh. Seperti dalam Surah Al-Baqarah ayat 25:

وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ

 

“Dan sampaikan kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh.”

Artinya apa?

Kalau kita ingin Ramadan jadi bulan ampunan, maka puasanya harus dibuktikan dengan amal saleh. Perbanyak Al-Qur’an. Perbanyak sedekah. Perbanyak salat malam. Perbanyak kebaikan-kebaikan kecil yang mungkin sering kita anggap remeh.

Ramadan itu 24 jam dibentangkan peluang ampunan. Siang kita puasa. Malam kita qiyam. Setiap waktu adalah kesempatan.

BACA JUGA:Rahasia Deep Sleep: Mengapa Suhu Kamar dan Pencahayaan Sangat Menentukan Kualitas Istirahat

BACA JUGA:Sering Bangun Tengah Malam? Mungkin 'Sleep Hygiene' Anda Perlu Diperbaiki

Ihtisab Itu Muhasabah

Nah, ini yang sering terlewat.

Ihtisab bukan cuma ikhlas. Ihtisab itu juga mengandung makna evaluasi diri. Dari kata hasiba yang juga melahirkan kata hisab dan muhasabah.

Artinya, setiap kali kita beramal, kita berhenti sebentar dan bertanya pada diri sendiri.

Kategori :