RADARTASIKTV.ID - Istilah lambung bocor sering kali terdengar menakutkan dan membuat banyak orang merinding. Kondisi ini bukan sekadar sakit maag biasa, melainkan keadaan gawat darurat medis yang membutuhkan penanganan segera, bahkan operasi.
Dokter dan edukator kesehatan, dr. Sadam Ismail, menjelaskan bahwa lambung bocor merupakan puncak dari proses panjang luka lambung yang tidak ditangani dengan baik.
Dalam salah satu video edukasinya di YouTube, dr. Sadam menggambarkan kondisi lambung bocor sebagai nyeri perut hebat yang terasa menusuk hingga ke punggung, disertai perut kaku, keringat dingin, dan tubuh yang sulit berdiri tegak.
BACA JUGA:Asam Lambung Sering Naik Setelah Makan? Ini 6 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya
BACA JUGA:Mitos atau Fakta? Rebusan Labu Siam Diklaim Bisa Membersihkan Ginjal, Ini Penjelasan Dokter
Ia menegaskan bahwa lambung bocor tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan akibat luka lambung yang semakin dalam hingga akhirnya menembus seluruh lapisan dinding lambung.
Apa Itu Lambung Bocor?
Menurut dr. Sadam, lambung bocor berawal dari ulkus atau luka pada dinding lambung. Luka ini bisa membesar dan semakin parah apabila tidak diobati dan terus teriritasi.
Ketika luka tersebut menembus seluruh lapisan dinding lambung, maka terjadilah kondisi yang disebut lambung bocor.
Penyebab Utama Luka Lambung
Sebelum menyalahkan makanan, dr. Sadam menekankan bahwa ada dua penyebab utama luka lambung yang paling sering terjadi, yaitu:
-
Infeksi bakteri Helicobacter pylori, bakteri yang hidup di lapisan lambung dan dapat menggerogoti dinding lambung.
-
Penggunaan obat pereda nyeri golongan NSAID, seperti ibuprofen atau aspirin, terutama jika digunakan jangka panjang tanpa pengawasan dokter.
Makanan, menurutnya, bukan penyebab utama luka lambung. Namun, jika luka sudah ada, beberapa jenis makanan dapat memperparah kondisi tersebut.
BACA JUGA:Sering Begadang? dr. Saddam Ismail Ungkap 6 Alarm Bahaya dari Tubuh yang Tak Boleh Diabaikan
BACA JUGA:Kasus Cuci Darah Gen Z Meningkat, dr. Saddam Ismail Ungkap 6 Kebiasaan Perusak Ginjal di Usia Muda
5 Makanan yang Memperparah Luka Lambung
Bagi penderita maag kronis atau yang sudah memiliki luka lambung, dr. Sadam mengingatkan untuk berhati-hati terhadap lima jenis makanan berikut:
-
Makanan sangat pedas
Kandungan capsaicin pada cabai bersifat mengiritasi dan dapat memperparah luka pada dinding lambung. -
Minuman berkafein dan bersoda
Kopi, teh pekat, dan minuman bersoda dapat merangsang produksi asam lambung berlebih, sehingga memperburuk luka yang sudah ada. -
Makanan terlalu asam
Cuka, acar, lemon, dan jeruk nipis jika dikonsumsi berlebihan, terutama saat perut kosong, dapat meningkatkan keasaman lambung. -
Minuman beralkohol
Alkohol dapat merusak lapisan pelindung lambung secara langsung dan membuat asam lambung mengenai dinding lambung tanpa pelindung. -
Makanan tinggi lemak dan gorengan
Makanan berlemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga lambung memproduksi asam lebih banyak dan memperparah luka.
BACA JUGA:Jangan Tunggu Tumbang! Tips Pola Hidup Sehat Paling Logis dari dr. Tirta
BACA JUGA:Masih Ragu Pakai Smartwatch? Ini 5 Manfaat Maksimal yang Jarang Disadari Pengguna
Tips Menjaga Lambung Tetap Aman
Untuk mencegah kondisi lambung semakin parah, dr. Sadam memberikan beberapa tips penting:
-
Makan teratur dengan porsi kecil tapi sering
-
Mengelola stres dengan cara sehat
-
Berhenti merokok
-
Bijak dalam mengonsumsi obat nyeri
-
Tidak mengabaikan gejala nyeri ulu hati yang berkepanjangan
Lambung bocor adalah kondisi darurat yang merupakan akibat dari luka lambung yang berlangsung lama. Penyebab utamanya adalah infeksi bakteri dan penggunaan obat nyeri yang tidak bijak, sementara makanan tertentu berperan memperparah kondisi yang sudah ada.
Karena itu, penting untuk mengenali gejala sejak dini dan menjaga pola makan agar lambung tetap sehat.