Aksi Mahasiswa Tolak UU TNI Diwarnai Aksi Saling Dorong, Pengesahan Dinilai Buru-Buru dan Tidak Transparansi

Aksi Mahasiswa Tolak UU TNI Diwarnai Aksi Saling Dorong, Pengesahan Dinilai Buru-Buru dan Tidak Transparansi

Aksi Mahasiswa Tolak UU TNI Diwarnai Aksi Saling Dorong, Pengesahan Dinilai Buru-Buru Dan Tanpa Transparansi --Nurohman

RADARTASIKTV.ID - Himpunan mahasiswa islam cabang Tasikmalaya, poros revolusi Mahasiswa Tasikmalaya, dan Mahasiswa dari berbagai kampus di Tasikmalaya menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kota Tasikmalaya, senin siang.

Mereka menuntut pencabutan undang-undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang baru saja disahkan dalam rapat paripurna DPR RI pada kamis lalu.

Aksi ini merupakan lanjutan dari gelombang protes mahasiswa yang sebelumnya terjadi saat uu tni disahkan. Meski jumlah peserta aksi kali ini lebih sedikit, massa tetap menunjukkan ketegasan sikap dengan barisan yang dijaga ketat oleh petugas kepolisian.

BACA JUGA:Show Your Dream, Ajang Tampilkan Bakat Anak Disabilitas Serta Tanamkan Rasa Percaya Diri

BACA JUGA:Ratusan Warga Serbu Takjil Ice Cream Gratis di Masjid Agung, 500 Paket Takjil Dibagikan di 50 Titik

Koordinator lapangan massa aksi, Rendi Rizki Sutisna, menyampaikan kekecewaannya terhadap DPRD Kota Tasikmalaya yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Ia juga mengkritik proses pengesahan UU TNI yang dinilai terburu-buru dan tanpa transparansi. Yang menjadi kekhawatiran mereka adalah penambahan posisi jabatan sipil maupun bumn yang bisa diduduki TNI.

 BACA JUGA:Petugas Gabungan Cek Kesiapan Kendaraan Mudik 2025, Sejumlah Kendaraan Tidak Layak Jalan Karena Administrasi

BACA JUGA:Perumdam Tirta Anom Jamin Pasokan Air Jelang Idul Fitri Terpenuhi, H-3 Idul Fitri Puncak Penggunaan Air Bersih

“Mereka hanya omon-omon. Entah ada ketakutan apa ketua DPRD ini sehingga tak berpihak pada rakyat. Takut ditegur pimpinan pusat. Ketua dprd tidak ada di barisaan rakyat. UU TNI ini disahkan grasak-grusuk. Hari ini, TNI bisa masuk ranah sipil, BUMN, dan lembaga pemerintah lainnya. Pemerintahan di era prabowo subianto sedang menghidupkan kembali Dwifungsi Abri,” ujar rendi.

BACA JUGA:Polisi Pastikan Jalur Ciamis Laik Untuk Mudik Lebaran 2025, Jamin Rasa Aman dan Nyaman Bagi Para Pemudik

BACA JUGA:Polisi Kembalikan Satu Mobil Rental ke Pemiliknya, Pelaku Beralibi Pinjam Kendaraan Untuk Beberapa Hari

Demonstrasi berlangsung dengan orasi dan pembentangan spanduk berisi tuntutan pencabutan UU TNI. Massa aksi menegaskan akan terus bergerak hingga ada respon konkret dari Pemerintah terhadap tuntutan mereka.

Di dalam gedung DPRD Kota Tasikmalaya, rapat paripurna ke-15 tengah berlangsung saat aksi unjuk rasa digelar. Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Aslim, yang memimpin rapat tersebut, baru dapat menemui massa aksi setelah sidang rampung dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: